Doa Sakaratul Maut dan Sunnah-Sunnah Ketika Mendekati Ajal

Doa Sakaratul Maut dan Sunnah-Sunnah Ketika Mendekati Ajal

Yang namanya setan akan selalu mengganggu umat manusia agar jauh dari Allah bukan hanya pada saat masih hidup dan sehat saja, namun menjelang wafat atau sakaratul maut pun akan tetap menggoda umat manusia agar berpaling dari Allah subhana wa ta’ala.

Maka dari itu, agar kita selamat dari godaan setan yang terkutuk saat sakaratul maut, kita harus memohon perlindungan kepada Allah subhana wa ta’ala supaya dilindungi dari gangguannya.

Ada doa sakaratul maut yang bisa dibaca agar kita selamat dari gangguan setan.

Doa-Doa Sakaratul Maut

Allhumma inni a’uzu bika minat taroddi wal hadmi wal ghaoqi wa a’uzu bika an yatakhobbathoniyasy syaithonu ‘indal mauti wa a’uzu bika an tamuta fi sabilika mudbiron wa a’uzu bika an amuta ladighan.

Artinya : “Ya Allah, saya berlindung kepada-Mu dari terjatuh dari ketinggian, tertimpa bangunan, tenggelam dan terbakar. Ya Allah, saya berlindung kepada-Mu dari penguasaan setan kepada saya saat kematian. Ya Allah, saya berlindung kepada-Mu dari kematian di jalan-Mu dalam keadaan melarikan diri. Ya Allah, saya berlindung kepada-Mu dari kematian disengat hewan.” (HR. Abu Daun dan Nasai).

Sunah-Sunnah Ketika Ajal Akan Datang

  1. Memperbanyak Baca Al-Quran

Orang yang sedang sakit disunnahkan untuk memperbanyak membaca Al-Quran dan berdzikir. Sebaliknya dimakruhkan untuk mencaci maki, menyesal, berakhlak buruk, bertengkar, dan hal-hal buruk lainnya.

  1. Bertekad Mengakhiri Hidup Dengan Kebaikan

Orang yang sedang sakit juga disunnahkan untuk selalu bersyukur kepada Allah subhana wa ta’ala dengan hati, ucapan dan memantapkan hati  bahwa saat ini merupakan hari-hari terakhirnya hidup di dunia, sehingga termotivasi untuk mengakiri sisa hidupnya dengan kebaikan-kebaikan.

  1. Tunaikan Hak-Hak Orang Lain

Sekiranya sudah dekat dengan ajal, maka segeralah untuk menunaikan hak-hak orang lain, seperti pinjaman, hutang, titipan, dan meminta maaf kepada sanak keluarga, tetangga, dan sahabat, dan kepada orang-orang yang dikenal.

  1. Berwasiat

Dalam hal ini, disunnahkan berwasiat atas harta waris terhadap istri dan anak-anak jika memiliki kakek yang bisa dijadikan wali mereka. Selain itu, hendaklah berwasiat terkait hal-hal yang bisa dilakukan pada saat itu juga, seperti membayar utang dan lain sebagainya.

  1. Minta Diberikan Motivasi

Dianjurkan untuk membiasakan diri membaca Al-Quran dengan suara lembut, atau bisa juga dibacakan oleh orang lain. Selain itu, mintalah dibacakan hadits-hadit yang dapat memotivasi seperti perjalanan para Nabi dan orang-orang sholeh terdahulu ketika dekat dengan ajal.

  1. Sabar

Jika sedang sakit atau sakaratul maut diharapkan untuk bersabar sambil menanggung kesulitan yang sedang dideritanya. Jangan pernah meremehkan hal ini. Karena sesungguhnya hal yang paling buruk adalah jika seseorang di akhir hayatnya lalai dalam ketaatan kepada Allah subhana wa ta’ala.

  1. Berwasiat Kepada Keluarga Agar Tidak Meratapi Kepergiannya

Orang yang sedang sakit dianjurkan berwasiat kepada keluarga dan sahabat supaya sabar terhadap dirinya yang sedang sakit. Selain itu, berwasiatlah agar tetap sabar terhadap musibah yang menimpa mereka. Dan jangan menangis atau meratapi dirinya ketika meninggal. Pasalnya, Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam bersabda “Jenazah diazab karena tangisan keluarga terhadapnya.”

  1. Buat Perjanjian Dengan Keluarga Tidak Melakukan Tradisi Bid’ah

Berwasiatlah kepada keluarga agar tidak menyelenggarkan tradisi bid’ah yang tidak pernaj dicontohkan oleh Nabi terkait kematian. Ada baiknya hal ini dikukuhkan dengan perjanjian. Yang terakhir berwasiatlah kepada keluarha agar selalu mendoakan ketika ia sudah meninggal dunia nanti.