Nasabah KPR Sakit Parah, Bagaimana Cicilannya?

Nasabah KPR Sakit Parah, Bagaimana Cicilannya?

Jika melihat harga rumah yang saat ini semakin menanjak naik, sepertinya kecil kemungkinan untuk bisa wujudkan rumah imajinasimu dalam waktu dekat. Eits, siapa bilang? Anda bisa ambil KPR untuk wujudkan hal tersebut. Dengan KPR, rumah impian bisa didapatkan dengan cicilan per bulan. Tapi, bagaimana nasib cicilannya bila Anda sakit parah?

  1. Konsultasikan dengan Pihak Pemberi Pinjaman

Jangan senang dulu ketika pengajuan KPR Anda diterima bank. Sebab, Anda harus membayar cicilan yang bisa dibilang tidak sedikit setiap bulannya. Mungkin terasa sedikit saat Anda masih sehat, namun ketika sakit parah dan tak bisa bekerja, hal tersebut bisa jadi sebaliknya.

Nah, bila kondisi ini terjadi pada Anda, salah satu cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasinya adalah konsultasikan dengan pihak pemberi pinjaman. Anda bisa menceritakan permasalahan yang sedang Anda alami sedetail mungkin. Jika perlu, Anda bisa melampirkan beberapa bukti dokumen atau digital yang memperkuat permasalahan Anda.

Biasanya, jika hal ini sudah terjadi, bank selaku pihak pemberi pinjaman akan mencarikan solusi terbaik untuk masalah yang sedang Anda alami. Apalagi bila masalah yang Anda alami tak main-main, yang membuat Anda tak bisa bekerja dalam jangka waktu lama. Sebab, pihak bank masih memiliki kebijakan yang berpedoman pada perikemanusiaan dan empati.

  1. Minta Keringanan Pembayaran Cicilan pada Pihak Pemberi Pinjaman

Cara lain yang bisa Anda terapkan bilamana sakit keras dan tak bisa bayar cicilan adalah dengan minta keringanan pembayaran cicilan. Mintalah keringanan ini pada pihak pemberi pinjaman. Hal ini cukup umum dilakukan nasabah ketika mereka tertimpa musibah seperti sakit parah yang buat tak bisa kerja lagi.

Namun, untuk bisa mendapatkan keringanan ini, Anda harus menyerahkan bukti dan dasar yang kuat. Sebab, kebijakan tentang pengabulan permintaan tergantung dari kebijakan pihak bank. Jadi, tak ada salahnya Anda mencobanya dulu. Ketimbang Anda tak memberi kabar dan malah berakibat buruk pada cicilan KPR, lebih baik berterus terang.

  1. Ajukan Permintaan Penjadwalan Ulang

Selain itu, Anda juga bisa coba ajukan permintaan penjadwalan ulang dalam proses pembayaran. Cara kredit rumah mudah yang satu ini bisa diajukan agar Anda bisa membayar saat sudah sehat nanti atau sesuai dengan jadwal yang sudah diatur. Pada beberapa kasus, cara ini cukup efektif membantu.

Namun, tentunya agar bisa dikabulkan oleh pihak bank, Anda tetap harus membawa bukti yang kuat dan lengkap serta bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Penjadwalan ulang ini pun biasanya butuh waktu yang cukup lama. Semuanya akan dipertimbangkan dengan masak oleh pihak bank dengan melihat kondisi Anda yang sebenarnya.

Nantinya, bank akan memberikan hasil yang harus disepakati kedua belah pihak. Kesepakatan itu akan dibuat berdasarkan kemampuan yang debitur miliki. Satu hal yang harus Anda ingat, dalam penjadwalan ulang ini, Anda harus memiliki komitmen yang tinggi untuk bisa memenuhi kesepakatan sesuai dengan yang sudah diputuskan.

  1. Atur Ulang Perihal Suku Bunga

Cara lain yang bisa Anda lakukan adalah meminta pengaturan ulang untuk suku bunga yang ditanggung. Sama dengan yang lainnya, dalam hal ini Anda harus memberitahu pihak bank lebih dulu mengenai kondisi Anda. Katakan pada mereka bahwa Anda memerlukan penyesuaian suku bunga yang harus ditanggung karena kondisi yang Anda alami.

Biasanya, dalam keadaan ini, besar kemungkinan permintaan Anda akan dikabulkan asalkan Anda memiliki catatan yang baik dalam pembayaran cicilan serta memiliki tanggung jawab yang baik pada pihak bank.

Memang, suku bunga ini adalah poin yang sering dianggap memberatkan. Sebab, suku bunga sendiri ada yang bersifat berkembang yang nama setiap tahunnya ada penambahan nominal cicilan yang harus Anda bayarkan. Orang yang tak terbiasa, tentunya akan merasa sangat berat dengan ini.

  1. Take Over Kredit

Cara terakhir yang bisa dilakukan adalah take over kredit. Cara ini dianggap adalah cara paling mentok yang bisa Anda ambil bila segala macam cara tak memberikan hasil yang memuaskan. Mencari orang untuk take over kredit rumah berguna untuk tidak menumpuk cicilan dan membuat Anda susah sendiri.

Namun, mencari orang yang mau bukanlah perkara yang mudah. Anda harus kerja keras untuk menemukannya. Selain itu, perlu Anda ketahui, Anda tak boleh asal dalam memilih orang yang take over kredit. Agar aman, harus ada perjanjian serah terima di depan notaris lebih dulu juga. Dengan begitu, Anda tak akan tersangkut masalah lagi dengan ini.

Nah, itulah beberapa cara yang bisa Anda lakukan bilamana Anda mengalami sakit keras dan tak bisa membayar cicilan KPR tepat waktu. KPR memang cara wujudkan desain rumah yg bikin relax sesuai imajinasi. Namun, bila keadaan Anda tak memungkinkan untuk lanjutkan cicilan KPR, Anda tentu tak bisa memaksa. Cara di atas adalah pilihan terbaik!